Wujud dari rasa sayang dan cinta itu Sangatlah penting apa lagi bagi kita yang sudah berumah tangga,
terlebih lagi rumah tangga yang sudah memasuki angka lebih dari satu dasawarsa atau lebih dari 10 tahun.
Rasanya ungkapan atau wujud rasa sayang itu sudah tidak pernah lagi di rasakan,
bagi sebagian kaum suami menyatakan rasa sayang atau cintanya tidaklah terlalu penting untuk di ungkapkan atau pun di perlihatkan,
bahkan terkadang mereka lupa akan hal seperti itu.karena bagi mereka sudah memenuhi kebutuhan rumah tangga dan mencukupi keperluan anak dan istri itu juga sudah merupakan bentuk atau wujud dari rasa sayang dan cinta mereka.
padahal tidak demikian bagi kita para istri,rasa sayang dan cinta itu tidaklah melulu terfokus pada hal materi saja.
ada saat-saat kita para istri rindu ingin di manja dan di perhatikan oleh pasangan dengan ungkapan atau tindakkan.tapi dengan kesibukkan mengurus rumah,suami dan anak-anak kadang keinginan itu terabaikan.
bagi para suami seharusnya dapat memahami dan harusnya peka akan hal tersebut.
tidaklah sulit sebenarnya mewujudkannya,cukup dengan perhatian kecil saja para istri biasanya sudah cukup merasa tersanjung dan merasa amat sangat di cintai oleh pasanganya.
misalnya saja sepulang suami dari bekerja,masih tersisa sedikit waktu,meskipun amatlah lelah,sempatkan untuk mengajak istri keluar rumah walau hanya sekedar mengajaknya berkeliling di sekitaran perumahan, menikmati senja yang masih tersisa dan menyantap semangkuk bubur ayam itu juga sudah cukup membuat hati sang istri berbunga dan bahagia.
Setelah seharian berkutat dengan pekerjaan rumah yang tidak pernah selesai dan mengurus anak-anak yang terkadang juga sulit di atur.
Dengan perhatian kecil dan hal-hal yang sederhana seperti itulah yang justru dapat mempererat hubungan suami istri.
Dengan perhatian kecil dan hal-hal yang sederhana seperti itulah yang justru dapat mempererat hubungan suami istri.
